Friday, May 15, 2020

Guru MTsN 6 Kulon Progo, Belajar Komik di KYM Bersama Pak RM


Semenjak mengikuti workshop cerita anak secara daring yang digelar oleh Komunitas Yuk Menulis (KYM) Klaten pimpinan Vitriya Mardiyati, Guru Seni Budaya MTsN 6 Kulon Progo Sutanto semakin mendapat pemahaman tentang teknik membuat cerita anak. Setelah melalui kegiatan penyampaian materi selama tigabelas hari (18-30/4/2020),
puncaknya semua peserta mendapat tantangan baru membuat “Buku Kumpulan Cerita Anak Secara Solo” yang mesti diselesaikan Selasa (19/5/2020).
Disela-sela mengerjakan tugas tersebut, Selasa (6/5/2020) bersama peserta lainnya, Sutanto mendapat bonus menarik berupa pembimbingan membuat komik.  Narasumber yang dihadirkan adalah Guru MAN 1 Solo Rusdi Mustapa atau lebih akrab disapa Pak RM, dengan dipandu founder KYM Vitriya Mardiyati. 

Pak RM, peraih Guru Berprestasi Jateng 2018 tersebut menjelaskan, mapel Sejarah identik dengan pelajaran yang kurang menarik, membosankan dan bikin ngantuk. Itulah alasan mengapa dirinya memilih komik sebagai media pembelajaran.
“Siswa zaman now sangat senang komik, bahkan mereka rela berjam-jam asyik demi membaca komik yang disukainya,” imbuhnya.
Komik yang dibuatnya adalah digital. Maka sebelum membuat komik harus menginstal Software Cimic Life 3.
Lebih lanjut peraih juara I Menulis Tingkat Nasional 2015 menambahkan, untuk Langkah membuat komik adalah membuat judul, memasukkan gambar, memasukkan dialog, dan menyimpan menyimpan komik bisa dalam format PDF maupun jpeg.
Peserta yang mengkitu kegiatan itu cukup terkesan dengan pemaparan dari pak RM. Guru SD Jombang Umi Latifah, S.Pd merasa sangat senang mengikuti workshop komik, karena bertambah ilmu yang sangat bagus diterapkan dalam pembelajaran.
Guru SD  Kebumen, Jawa Tengah Diyah Dwi Kusmawati, S.Pd, terinspirasi bisa memberikan pembelajaran yang menarik terutama untuk mapel IPS dan Bahasa Indonesia menggunakan komik. “Dalam pembelajaran, biasanya hanya dengan cerita dan tayangan LCD, semoga dengan komik anak akan lebih tertarik,”
Guru SDN 7 Ciamis Jabar Herni Nur`aeni mengaku, penyampaian materi komik mudah diterima dan menyenangkan, tanpa aturan diskusi yang ketat. Santai dan enjoy.
Guru SDN Kedungpapar,Sumobito,Jombang Fia Madinia, mendapat ilmu baru.pengalaman baru, senang bila bisa menerapkan pembelajaran dengan media komik.
Guru BK MTsN 2 Kota Sawahlunto Sumbar Sri Musalifah,  terkesan dengan pak RM yang kreatif dalam memanfaatkan teknologi. Indra Mardiani dari Aceh meyakini, bila materi tersebut dapat di terapkan kepada anak-anak pasti seru dan asyik. Dan yang pasti pembelajarannya menyenangkan
Pengajar privat Ngaglik, Sleman Wening Yuniasri, mengaku dengan ikut materi komik mendapat pengalaman  baru, membuat komik secara cepat melalui program komputer. Apalagi materinya adalah komik sejarah, yang diambil dari foto-foto arsip sejarah sehingga membuat belajar sejarah menjadi lebih bermakna.
“Membuat komik pendukung belajar yang awalnya dalam angan-angan sangat sulit menjadi mudah dengan bantuan teknologi. Aplikatif. telah membuka wawasan kami menjadi lebih luas,” pungkasnya












Tuesday, May 12, 2020

Pesantren Ramadan Jarak jauh MTsN 6 Kulon Progo



Dalam situasi normal, Pesantren Ramadan MTsN 6 Kulon Progo biasanya dilaksankan di madrasah. Namun dengan adanya wabah Covid-19 serta mematuhi social distancing, Kegiatan Pesantren Ramadan tahun 1441 dilaksanakan di rumah masing-masing.
Wakamad Urusan Kesiswaan Sutanto menjelaskan, Program ini dinamakan Pesantren Ramadan Jarak Jauh  karena memang diadakan dari jarak yang berjauhan yaitu dari rumah masing masing. Semua siswa maupun guru melaksanakannya Senin s.d Rabu (11-13/5.2020).
Kegiatan Pesantren Ramadan di madrasah yang memiliki visi CANTIK berwawasan lingkungan ini, sudah masuk agenda rutin. Sehingga meski karena kondisi yang mengharuskan untuk social distancing (larangan untuk mengumpulkan banyak orang) maka kegiatan dilakukan dengan jarak jauh yaitu dari rumah masing masing.
Dalam Pesantren Ramadan Jarak jauh, beberapa kegiatan diantaranya: tadarus Alquran untuk guru dan pegawai TU. Sedangkan siswa selain tadarus juga diwajibkan untuk  menghapal Alquran, membantu orang tua, kegiatan salat  wajib  dan dhuha ditambah salat tarawih. Siswa juga kita minta menonton tausiah yang disiarkan media TV ataupun media sosial.  Semua kegiatan  fotonya diunggah dan dikirim  kepada pembimbing atau guru yang bertugas,” imbuh Sutanto.
Salah satu Pembimbing Pesantren Ramadan, Ani Romadhoni mengakui bahwa kegiatan ini tidak bisa berjalan  secara maksimal. “Tidak  semua siswa bisa mengikuti kegiatan ini karena ada yang memanfaatkan kegiatan belajar dirumah untuk membantu orangtuanya bekerja disawah,” ungkapnya.
Kepala Madrasah Imam Syamroni, S.Pd meminta segenap warga madrasah untuk mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya. Dalam suatu program kalau ada kekurangan dan kendala adalah hal yang wajar. “Kegiatan ini sangat tepat dan bermanfaat  baik bagi bapak ibu guru, TU maupun siswa selama bulan Ramadan. Kita berharap dengan ibadah di bulan penuh berkah bisa menambah ketakwaan dan keimanan kita semua. meskipun  dimasa masa harus Stay at home, Social Distancing, physical distancing,  demi memutus tali peredaran virus covid-19.,” pungkas Imam.

Guru MTsN 6 Kulon Progo Raih TV

Guru Penjasorkes MTsN 6 Kulon Progo Dra. Sulastri, M.Pd meraih TV Sharp 32 Inc dari Bank BRI Brosot. Hadiah diserahkan pegawai BRI A.I. Jamroni dan diterima Sulastri di rumahnya Bleberan Banaran Galur, Senin (11/5/2020).
Sulastri menjelaskan, televisi tersebut merupakan hadiah undian dari tabungan Simpedes BRI untuk periode pengumpulan kupon Maret s.d  Agustus 2020.

“Saya memilih menabung di BRI karena keamanannya terjamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Alhamdulillah berkah bulan suci Ramadan mendapatkan undian, kan bisa untuk melihat acara daring pembelajaran di TVRI,” ungkap Istri Murwantara sambil tersenyum

Disela-sela penyerahan handiah Jamroni menerangkan,
Program Panen Hadiah Simpedes Periode 2 Total hadiahnya sebanyak 19.219, yang terdiri 484 mobil, 4347 motor, 1 rumah, 7777 televisi dan hadiah menarik lainnya. Untuk bisa diikutkan undian adalah bagi nasabah yang memiliki saldo Tabungan BRI Simpedes minimal Rp 100.000,- setiap bulannya, berlaku kelipatan, akan mendapatkan kupon yang akan diikutsertakan dalam pengundian. Semakin banyak saldo Tabungan BRI Simpedes, semakin besar kesempatan mendapatkan hadiahnya. Dan pajak hadiahnya ditanggung 100% oleh BANK BRI,” tandasnya.

Kepala MTsN 6 Kulon Progo Imam Syamroni, turut bergembira salahsatu guru di madrasahnya mendapatkan hadiah televisi. “Pokoknya ikut senang, setelah beberapa waktu lalu ada yang mendapatkan sepeda motor, sekarang ada yang mendapat TV. Semoga berkah untuk semua warga madrasah.”

Buku Solo ke-23 Segera Terbit

            Guru Seni Budaya MTsN 3 Bantul, Sutanto akan segera menerbitkan bukunya yang ke-23. Hal ini menarik perhatian  Bunda Literasi Ba...