Friday, September 8, 2023

Menulis di KYM, Bahagia dan Berhadiah


Untuk dapat konsisten menulis dibutuhkan ruang berkarya dan sahabat yang seirama. Itulah yang dilakukan Komunitas Yuk Menulis (KYM) pimpinan Vitriya Mardiyati yang memiliki 14 ribu anggota yang tersebar se antero Indonesia.

Selain menggandeng tokoh nasional, berdonasi, komunitas ini juga menggandeng sponsor.

            Dalam even menulis dengan tema “Pergi” yang terbatas hanya untuk 50 penulis, KYM memberikan hadiah kipas angin.

               “Tantangan untuk menulis apalagi dibukukan memang selalu menarik. Apalagi ada sponsor yang memberi hadiah. Jadi di KYM bisa bahagia karena menulis dan sekaligus mendapatkan hadiah menarik,” tutur Vitriya di Klaten, Jumat (8/9/2023).


Tak ketinggalan Guru MTsN 3 Bantul, Sutanto mengikuti even spesial ini. Berbekal pengalamannya menjadi angota KYM sejak Maret 2020, dirinya mencoba selalu update even yang diselenggarakan komunitas tersebut. Sutanto membuat puisi “Masih Ada Rindu”.

            “Puisi yang saya tulis tentang kepergian saya dari tempat kerja lama ke tempat kerja baru. Bukan karena permintaan namun hanya menjalankan perintah. Sebenarnya di tempat lama tak sampai dua tahun. namun ada kesan mendalam dan rindu yang tak pernah sirna,” ungkap Sutanto.


            Siti Nurul Atiqoh ,  Guru Al Qur'an Hadits MA Al-Fatah komplek UIN Raden Fatah Palembang membuat puisi berjudul Jejak Sepi. Siti mengaku ikut even tersebut untuk mengembangkan kreativitas dan memupuk semangat untuk terus belajar berliterasi

            Guru SMPN 1 Kramat, Kab. Tegal, Indri Febriana, M.Pd membuat puisi yang diberinya judul Jalan yang Terpilih. Puisinya berisi isi hatinya akan jalan pergi yang ia pilih saat memilih untuk mutasi tempat kerja. Bahwa begitu banyak pengalaman yg telah didapat. Dan kesedihan penulis untuk meninggalkan tempat lama.

Indri ikut even pergi karena ingin mencoba menulis kembali setelah vakum cukup lama.

            Eti Kustiati, S. Pd., M.Pd menulis puisi yang diberi judul Enyahlan. Guru SMKN 2 Godean Sleman ini mengaku, ikut menulis karena bisa untuk mengungkapkan emosi jiwa yang meledak dengan menggunakan kata halus dan kiasan. Serta membuat hati adem, nyaman dan lega tanpa perlu dengan kata-kata kasar


            Sementara itu, Hj Sri Suprapti, SPd, mantan pendidik yang beralamat di Panggeran 9, RT 002 / RW 034, Triharjo, Sleman, membuat puisi berjudul Senyum yang Pergi. Alasan ikut even pergi agar memberikan motivasi kepada anak cucu bunda gemar menulis, menjadi pribadi yang berbakti orang tua,  Senyum yang pergi selalu terkenang selamanya.

            “Isi puisi saya tentang kerinduan akan kasih sayang Ibu yang selalu menguatkan perjuangan untuk mendidik putra putriku menjadi orang orang yang taat kepada orang tuanya. Senyuman Ibu menjadi awal kebahagiaan meraih masa depan anak anakku.Walau Ibu sudah pergi dipanggil Alloh namun senyumnya tetap kembali,” terangnya.

            Guru yang beralamat di  Cibeureum, Talaga, Majalengka, Jabar, Shinta Fauziah Romdhoni membuat puisi berjudul Jika Aku Pergi. Bercerita tentang kegelisahan serta ketakutan seseorang jika harus pergi terlebih dahulu meninggalkan keluarga dan dan alam semesta, meskipun dia yakin tanpa kehadirannyap pun semua akan baik baik saja. Shinta mengaku ikut even pergi untuk mengasah kemampuan literasi

            Guru SMPN 2 Ngemplak, Harini Catur Utami   M.Pd membuat puisi berjudul Jangan Harap Kembali, Bercerita tentang kepergian seseorang meninggalkan lingkungan hidupnya karena sudah tak ada lagi kecocokan dalam berkata- kata.

            “Saya ikuti even Pergi karen even ini sangat bagus dan menantang kita untuk mengungkapkan memori kita tentang berbagai peristiwa baik sedih maupun gembira,” ujarnya

            Guru yang berdomisili di Keyongan Lor RT 01 Sabdodadi, Bantul, Rachma Erawanti Membuat puisi berjudul Dalam Kerinduan. Ujuannya ikut even untuk mencoba mengasah kemampuan menulis puisi.


Buku Solo ke-23 Segera Terbit

            Guru Seni Budaya MTsN 3 Bantul, Sutanto akan segera menerbitkan bukunya yang ke-23. Hal ini menarik perhatian  Bunda Literasi Ba...