Tuesday, February 28, 2023

 

Dukung Proses Pencairan TPG, MTsN 3 Bantul Ikuti Koordinasi di Kemenag Bantul

 


Bantul- Sebagai upaya mempercepat proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG), Seksi Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kantor Kemenag Kab. Bantul mengadakan koordinasi dengan mengundang Pengelola Keuangan Kankemenag Bantul, Perencana Pendis, Perencana Sekjen, Operator SIMPATIKA, Pengelola TPG Madrasah se-Kabupaten Bantul, mengundang Admin SIMPATIKA dan staf pengelola pembayaran Satuan Kerja se Bantul, di aula Kemenag, Rabu (1/3/2023).

 Kasi Dikmad Kemenag Bantul, Ahmad Musyadad, SAg, MSI menjelaskan bahwa koordinasi para operator diharapkan dapat mempercepat proses pembayaran TPG guru MTsN /MAN. Dikarenakan adanya perpindahan akun 51 yang semula pembayarannya di satker masing -masing, mulai tahun ini pindah ke Kemenag Bantul.

“Koordinasi ini kita gelar, agar pencairan TPG dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala, “ tandas Musyadad.

Menyikapi hal tersebut MTsN 3 Bantul melakukan langkah antisipatif, mulai mengumpulkan berkas dibawah koordinasi Kepala TU, Siti Chairul Hidayah, S.Pd.I.

“Kita berharap, dengan sedini mungkin kita mengumpulkan berkas dapat mendukung upaya  lancarnya proses pembayaran TPG,” pungkas Irul. 

 

Sutanto Serahkan Buku Kepada Tokoh di Bantul

 

Sutanto menyerahkan buku kepada Bupati Bantul dan KH.Ahmad Zabidi

Imogiri- Guru MTsN 3 Bantul, Sutanto menyerahkan Buku Nahdlatul Ulama dalam Untaian Kata kepada tokoh publik di Kabupaten Bantul. Tokoh yang menerima buku adalah Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, Kakan Kemenag Bantul, Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng, Pimpinan Ponpes Ar Romly, KH. Ahmad Zabidi, di madrasah, Sabtu (25/2/2023).

Menurut Sutanto, buku yang diserahkan tersebut merupakan Antologi Puisi Akrostik yang didedikasikan sebagai wujud rasa cinta kepada Nahdlatul Ulama dan sebagai kado istimewa bagai warga nahdliyin khususnya di Bantul dan lebih luas di DIY. Buku ditulis bersama pengurus MWC Kapanewon Sanden. Muslimat, Fatayat dan keluarga Besar MTs Al Furqon Sanden dengan pengantar Rois Syuriah PCNU Bantul, Drs. KH. Damanhuri.

Bupati menyambut baik dan berterimakasih atas penyampaian buku tersebut Dia berharap buku itu dapat memberikan konstribusi positif bagi masyarakat khususnya warga nahdliyin.

“Meski sederhana, buku ini cukup bagus isinya, semoga banyak warga masyarakat yang turut mengembangkan literasi di Kabupaten Bantul ini,” harap Bupati.

Sutanto menyerahkan buku kepada Kakan Kemenag Bantul

Sementara Ahmad Shidqi memberikan apresiasi kepada Sutanto yang memiliki semangat untuk menulis, menjadi penggerak literasi sekaligus editor naskah dan akhirnya bisa terbit menjadi buku.

“Tentunya tidak mudah untuk mengkoordinir berbagai komponen masyarakat untuk bersama-sama menulis. Namun Pak Sutanto ini telah ada di garda depan menjadi pionir dalam dunia kepenulisan. Ini adalah sesuatu yang luarbiasa,” puji Kakan Kemenag.

Kyai Ahmad Zabidi juga berterimakasih kepada Sutanto yang telah memberikan cinderamata berua buku kepadanya. Nantinya itu bisa menjadi salahsatu bacaan di Ponpes Ar Romly yang dipimpinnya.

“Buku ini semoga menjadi inspirasi santri saya agar gemar menulis. Tulisan bisa menjadi bukti sejarah perjalanan hidup manusia,” pungkasnya. 

 

 

 

 

Dukung Literasi, Sutanto Serahkan Jurnal

Sutanto serahkan Jurnal diterima Kepala MTsN 3 Bantul

 

            Dalam upaya turut mendukung Gerakan Literasi Nasional dan Program Literasi Madrasah, Guru MTsN 3 Bantul Drs. Sutanto menyerahkan Jurnal Pendidikan ZEA Vol.03 Nomor 02 Edisi 06 (Juli-Desember 2022) dan diterima Kepala Madrasah, Sugeng Muhari, S.Pd.SI di ruang perpustakaan setempat, Jumat (24/2/2023).

            Sutanto menjelaskan, sejak bergabung dengan Komunitas Yuk Menulis pimpinan Vitriya Mardiyati Maret 2020 dirinya aktif mengikuti berbagai even. Selain menerbitkan buku solo dan antologi di komunitas yang beranggotakan lebih dari 15 ribu tersebut juga menerbitkan majalah dan jurnal.

Jurnal yang terbit dengan International Standard of Serial Number (ISSN) 2722-3272 terbit setahun dua kali dan sampai sekarang sudah memasuki edisi ke-6.

            “Tulisan dalam jurnal cukup variatif dan berkualitas karena melalui proses seleksi cukup ketat.  Saya kecanduan untuk terus ikut mengisinya,” ujar Sutanto.

            Mewakili madrasah, Sugeng Muhari merasa senang atas bantuan jurnal yang disampaikan Sutanto. Apa yang dilakukannya bukti nyata perannya turut memajukan dunia literasi umumnya dan di madrasah pada khususnya.

            “Bantuan dari Pak Tanto semoga ditiru oleh bapak ibu lainnya, semakin menambah jumlah literatur yang ada di perpustakaan kit aini,” pungkas Sugeng. 

Buku Solo ke-23 Segera Terbit

            Guru Seni Budaya MTsN 3 Bantul, Sutanto akan segera menerbitkan bukunya yang ke-23. Hal ini menarik perhatian  Bunda Literasi Ba...