Pengawas Madrasah Kemenag Kulon Progo, Kalimah, S.Ag,MA mengharapkan MTsN 6 Kulon Progo terus melakukan upaya peningkatan prestasi akademik siswa melalui pembimbingan yg intensif, meningkatkan motivasi berkompetisi bagi pendidik dan tenaga kependidikan melalui pembiasaan meneliti bagi Kepala Madrasah dan guru.
Sementara Barokatussolihah.S.Ag M.SI mengapresiasi tim yang solid menyiapkan semua perangkat sebagai pendukung dan mengharapkan adanya peningkatan kinerja dari semua komponen yang ada di madrasah.
Menurut Barokatussolihah, tujuan dilakukannya PKKM untuk menilai kinerja Kepala Madrasah selama menduduki jabatan tersebut. “Kegiatan ini merupakan amanah regulasi yang sudah terkoordinir dari pusat. Harapannya, dengan adanya penilaian kinerja tahun ini kinerjanya meningkat dan membantu Evaluasi Diri Madrasah (EDM).” imbuhnya.
Kepala madrasah Imam Syamroni, S.Pd menyambut baik kegiatan tersebut. Meski baru pertama, dirinya siap dengan borang penilaian yang disodorkan. Tentu saja dengan dengan dukungan segenap stakeholder di madrasah.
“Meski yang dinilai adalah Kepala Madrasah, sesungguhnya adalah keseluruhan yang ada di madrasah baik guru, TU, adminintrasi, sarana prasarana,kegiatan,” terangnya.
Imam mengaku telah berusaha menyiapkan 6 unsur tugas utama yang dinilai mulai dari Kepribadian dan Sosial, Usaha Pengembangan Madrasah, Pelaksanaan Tugas Manajerial, Pengembangan Kewirausahaan, Supervisi kepada Guru dan Tenaga Kependidikan, dan hasil kinerja kepala Madrasah. Imam juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga MTs Negeri 6 Kulon Progo yang telah membantu dan bekerja sama sehingga pelaksanaan PKKM berjalan dengan baik.
" Kami
ucapkan terima kasih kepada seluruh warga Madrasah ini yg telah membantu dan
bekerja sama sehingga PKKM berjalan lancar, terutama kepada ka Tu, Waka kurikulum,
waka kesiswaan, waka sarpras, waka humas
serta bapak ibu guru serta pegawai di madrasah kita tercinta ini menjadi seperti sekarang ini, "
Pungkasnya.
Setelah penilaian, kedua
pengawas memberikan masukan untuk kesempurnaan kegiatan serupa di masa
mendatang.
Hal yang membuat
kedua pengawas bangga, semangat literasi siswa dan guru MTsN 6 Kulon Progo
semakin meningkat. Terbukti madrasah ini telah menerbitkan buku Antologi berjudul
“Menguntai kata Menebar Asa” Mei 2020 lalu.
Selama pandemi ini, beberapa guru bahkan telah membuat buku solo maupun antologi yaitu : Siti Mahmudati,MA (1 solo, 12 antologi), Drs. Sutanto (3 solo,18 antologi), Ani Romadhoni, S.Pd (1 solo, 13 antologi), Marwati,S.Pd (2 solo, 3 antologi), Nursinah,S.Pd (1 solo, 11 antologi), Tuti Wahyuni, S.Pd ( 4 antologi).




No comments:
Post a Comment