Guru Seni Budaya MTsN 6 Kulon Progo menerima buku Antologi Macapat "Pageblug" terbitan Balai Budaya Yogyakarta (BBY), diserahkan oleh Kasubag Urusan Rumahtangga Dini Citra Hayati, Selasa (19/1/2021).
Dini mengharap, buku yang ditulis oleh peserta lomba macapat guru 51 SMP/MTs se DIY bisa menjadi referensi masyarakat dan menjadi saksi sejarah adanya pandemi Covid-19.
"Keindahan buku ini terasa bila tak sekedar dibaca, namun dilantunkan dengan tembang sesuai
aturan berbagai jenis tembang macapat yang ada," imbuh Dini.
Sutanto merasa bangga menjadi salahsatu penulis dari buku yang dicetak terbatas dan tidak diperjualbelikan ini. Pada awalnya dia ikut lomba menulis macapat agar tulisannya bisa diterbitkan.
"Awalnya saya tertarik ikut lomba tersebut pada awal November 2020 lalu, agar bisa terbit menjadi buku saja. Alhamdulillah setelah melalui tahapan seleksi malah bisa masuk 10 besar. Setelah itu dipanggil setelah di tes wawancara dan bisa tampil sebagai juara 1," terangnya.
Dalam buku tersebut, Sutanto menulis 5 bait tembang pocung dan 5 bait tembang gambuh. Dalam tembang tersebut dirinya menjelaskan tentang bagaimana menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari (menggunakan masker, sering mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan).
Usai menerima 2 buah buku dari BBY, Sutanto langsung
menyerahkan 1 buah untuk madrasahnya,
diterima Kepala Perpustakaan Dra.
Siti Mahmudati, MA.
"Bukunya cukup bagus, bisa mendukung pembelajaran Bahasa Jawa dan dapat digunakan untuk latihan nembang,"pungkas Siti.



No comments:
Post a Comment