Thursday, April 15, 2021

Anggota DPRD DIY Dukung Terbitnya Buku 222 Pantun

 


Anggota Komisi D, DPRD DIY Andriana Wulandari, SE mendukung rencana terbitnya buku kumpulan 222 pantun yang ditulis Guru Seni Budaya MTsN 3 Bantul Drs.Sutanto. Bahkan dirinya bersedia memberikan pengantar untuk buku tersebut sebagai wujud suportnya pada kesejahteraan masyarakat di bidang wisata serta kuliner.

"Saya sangat senang dengan buku kumpulan pantun tulisan pak Tanto ini. Dengan senang hati saya akan memberikan pengantarnya. Isinya cukup bagus dan menarik karena turut mempromosikan wisata dan kuliner yang ada di DIY khususnya Kabupaten Sleman, Gunungkidul dan Kota Yogyakarta," ungkap Ndari di kantornya, Selasa (13/4/2021).

Saat menerima Sutanto di ruang kerjanya, politisi perempuan yang berasal dari Pandak Bantul tersebut juga menerima cinderamata Buku Kumpulan 333 Pantun berlatarbelakang Wisata,Kerajinan, Kuliner Kabupaten Bantul dan Kulon Progo yang sudah terbit sebelumnya.

Bahkan sebagai bukti kecintaannya pada dunia literasi, anggota dewan yang akrab disapa mbak Ndari itu juga memborong buku Pahlawan Ketapel dan Burung Berhati Emas karya Sutanto.

Sutanto yang tinggal di Celep RT.07 DK.02 Srigading Sanden Bantul menjelaskan, buku yang akan segera diterbitkan tersebut diberi titel "Untaian Kata Penuh Makna" dengan pertimbangan belum banyak orang  menulis kumpulan pantun khususnya yang berlatarbelakang destinasi wisata dan kuliner.

"Potensi wisata dan kuliner di DIY sangat luarbiasa. Dengan buku sederhana yang berisi 222 pantun ini wisata dan kuliner akan terangkat dan semakin dikenal luas,sehingga banyak yang mengunjungi tempat-tempat wisata dan menikmati kulinernya," harap Sutanto.

Sejak bergabung dengan Komunitas Yuk Menulis pimpinan Vitriya Mardiyati Maret 2020, guru yang aktif sebagai pengurus catur Kabupaten Bantul ini telah menulis 5 buku solo : Anggrek Vanda untuk Bunda (kumpulan 10 cerita anak), Nada-nada Cinta (kumpulan 52 puisi), Pahlawan Ketapel (kumpulan 15 cerita anak), Burung Berhati Emas (kumpulan fabel), dan Rangkaian Kata Sarat Makna (kumpulan 333 pantun) disamping puluhan buku antologi.

Disinggung tentang mengapa Andriana Wulandari yang dipilih sebagai sosok pemberi pengantar bukunya, tak lain karena Sutanto merasa bahwa Komisi D yang membidangi Kesejahteraan Rakyat sangat pas karena bidang yang ditangani ada agama,pemdidikan, Kesehatan & KB, pemuda & olahraga, kebudayaan, sosial, pemberdayaan masyarakat  & perempuan, pariwisata, transmigrasi serta iptek.

“Pantun saya berlatarbelakan wisata dan kuliner jadi sinkron dengan bidang yang ditangani komisi D terutama sektor wisata, sosial dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

 


No comments:

Post a Comment

Buku Solo ke-23 Segera Terbit

            Guru Seni Budaya MTsN 3 Bantul, Sutanto akan segera menerbitkan bukunya yang ke-23. Hal ini menarik perhatian  Bunda Literasi Ba...