Agar
menjadi pemain bagus, dalam belajar catur hindari 3 kesalahan sebagai berikut: Pertama,
hanya fokus pada latihan teori pembukaan saja tanpa mempelajari permainan
tengah dan akhir. Kedua, lebih sering melakukan latih tanding dengan lawan yang
kemampuannya rendah, kurang menyukai tantangan dan cepat puas. Ketiga tidak
membiasakan diri melakukan analisa partai sendiri.
Hal itu disampaikan Bidang Pelatihan
Pelatih PB. Percasi Lisa Lumondong, WIM saat menjadi nara sumber dalam Kursus
Pelatih Catur Nasional yang diikuti peserta dari Sabang Sampai Merauke, di
Arena JI-Expo (Jakarta International Expo) Kemayoran Lantai 6 Jl. Haji Benyamin
Suaeb, Jakarta, Rabu (15/3/2023).
Mengutip dari Secret of Chess Training
(Mark Dvortesky), Lisa menyampaikan bahwa pelatih mesti mengenali dan paham kelebihan
dan kekurangan murid.
“Salahsatu tugas trainer adalah melakukan
diagnosa yang tepat untuk seluruh murid. Banyak pemain hanya fokus pengetahuan
teori pembukaan. Padahal bagi pecatur yunior jauh lebih penting fokus latihan improvement.
Teori sangat penting, namun fase permainan akhir tak kalah penting dan harus
menjadi perhatian,” Lisa mengingatkan.
“Salahsatu rekomendasi untuk acuan
belajar pembukaan adalah Modern Chess Openings (MCO) yang didalamnya memuat Double
King Pawn Openings, Semi Open Games, Double Queen Pwan Openings, Other Queen Pawn Opening, Indian Openings dan
Flank Openings,” tandas Hendry.
Sedangkan
MN. Heri Darmanto, PN mengupas materi Penerapan Teknologi dalam Catur. Ada beberapan
pilihan tempat terbaik untuk bermain catur, yakni:Chess.com, Lichess,Chessbase,
Fide Online Arena (FOA), Chess 24, Internet Chess Club dan Free Inernet Chess Server.
Di akhir sesi cindera mata, Sutanto
menyerahkan bukukanya kepdan buku memoar Pusparagam Kisah 64 Kotak Gelap Terang
karya Guru MTsN 3 kepada Lisa Lumondong, disaksikan 2 teman sedaerahnya, Bintang
Lazuardi Benteng Buana Muslim, SM.,MM danGarry Fianchetto Pamungkas, S.Pd.



.jpeg)
No comments:
Post a Comment