Siapa tak kenal kenal Didi
Kempot penyanyi spesialis lagu Jawa ini tak hanya tenar di Indonesia, namun
telah berkibar di manca negara.
Ternyata nama besarnya tidak menjadikannya jumawa,
namun justru tetap sebagai pribadi yang rendah hati dan memiliki rasa peduli.
Hal tersebut dibuktikannya dengan menggelar Konser
Amal Dari Rumah, di rumahnya Solo Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2020) dan disiarkan
Kompas TV.
Pemimpin Redaksi dari news
channel Kompas TV Rosianna
Magdalena Silalahi menjelaskan bahwa konser
tersebut merupakan “Kekuatan Baja”, karena Rosi orang Batak, Didi Kempot orang
Jawa.
Didi Kempotlah yang punya inisiatif menggelar konser dan disambut Rosi
selaku Pengelola Kompas TV. Dibuka sejak jam 19.00 kiriman dana terus mengalir,
bahkan ada salahsatu menteri turut menyumbang, menjelang berakhirnya konser
telah terkumpul dana 4,6 milyar.
Rosi mengakui pesona Didi yang luarbiasa, sehingga
meski digelar dari rumah namun diikuti oleh penggemar setianya melalui televisi
masing-masing.
“Yang ada di rumah ikutan nyanyi dan bergoyang, yang di
studi Kompas TV juga demikian,” imbuh Rosi.
Penampilan
Didi Kempot malam itu cukup santai, didukung kru musik yang piawai mengiringi
lagu-lagunya. Gesekan Biola Sandy Ria turut membuai mengikuti penampilan Didi
yang membawakan lagu : Stasiun Balapan, Sewu Kutha, Ora Mulih, Banyu Langit,
Sekonyong-konyong Koder, Cidra, Pamer Bojo.
Lagu
Stasiun Balapan bercerita
tentang sebuah kesetiaan yang diingkari. Pada suatu waktu ada seseorang yang
pamit baik-baik kepada kekasihnya untuk menuju ke sebuah kota. Sang kekasih
lantas mengantarkan ke stasiun sambil menangis melepas keberangkatannya.
Lagu
Sewu Kutha menceritakan bahwa perjuangan dalam mencari kekasihnya
sangat luar biasa, sampai-sampai seperti sudah melewati seribu kota. Sayang,
meski sudah mendatangi seribu kota, sang pujaan hati tak kunjung ditemukan
Khusus lagu “Ora Mulih” khusus mengandung pesan agar para perantau jangan
mudik dulu di tengah pandemi Covid-19 dan berduet dengan Arda penyanyi cilik
yang telah diorbitkannya.
Kepada masyarakat yang merantau Didi berpesan. ”Ora mulih rapapa, sik
penting kowe isih tresna.”
Didi juga memberikan apresiasi kepada Arda yang turut bernyanyi, “Terimakasih
ya le ...kamu telah membantu konser amal ini,sesuk tak gawekke lahu meneh.”
Dari kalimat tersebut Didi Kempot sangat menghargai orang lain meski anak
kecll sekalipun, dan memberi suport akan menciptaku lagu kepada Arda.
“Meski di rumah masih tetap bisa berkarya,” katanya disela bernyanyi sambil
menyapa penggemarnya di seluruh Indonesia.
Malam itu Presiden Joko
Widodo melalui telewicara dengan Reporter Kompas TV mengapresiasi inisiatif
dari Didi Kempot melalui sahabat Ambyar yang didedikasikan untuk korban Covid
19. Sebagai seniman yang memiliki penggemar di seluruh Indonesia, Presiden
yakin suaranya akan didengar.
“Didi Kempot telah memulai sesuatu yang baru, konser dari rumah. Dengan
acara tersebut tetap bisa ketemu dengan sahabat Ambyar meskipun dari rumah,”
sambung Presiden.
“Didi Kempot telah memulai sesuatu yang baru, konser dari rumah. Dengan
acara tersebut tetap bisa ketemu dengan sahabat Ambyar meskipun dari rumah,”
sambung Presiden.


No comments:
Post a Comment