Madrasah
kita akan menerapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Palajaran
2020/2021 secara online. Jalur yang dibuka ada dua yakni jalur Tahfidz/Prestasi
dan jalur Reguler.
Hal itu dikatakan Kepala MTsN 6 Kulon
Progo saat memimpin rapat terbatas bersama Kepala TU Sudaryati, Wakaur
Kurikulum Marwati, Wakaur Sarpra Meilian Choiruddin, Wakaur Humas Ani Romadhoni
dan Wakaur Kesiswaan Sutanto di musala setempat, Selasa (14/4/2020).
Menurut
Imam, langkah yang diambil tersebut mengacu pada hasil rapat semua Kepala
MI/MTS/MA se Kulon Progo beberapa waktu lalu. Untuk mendaftar di MTsN 6 Kulon
Progo, siswa tak perlu datang ke madrasah namun dapat dilakukan melalui link https://forms.gle/cjrM9R94mDhTdHgUA .
Untuk jalur Tahfidz/Prestasi
pendafataran dimulai Jumat (1/5/2020) sampai dengan Kamis (11/6/2020), sedangklan pengumumannya Senin
(15/6/2020).
Untuk jalur Reguler pendaftaran Rabu s.d
Jumat (1-3/7/2020), pengumumannya Senin (6/7/2020).
Rapat
juga membahas akan diterbitkannya surat keterangan Tahfidz, khususnya bagi
kelas 9 yang akan digunakan untuk memasuki Madrasah Aliyah. Dalam waktu dekat
semua pengampu Tahfidz diminta menyerahkan hasil/ capaian Tahfid siswa dalam
bentuk soft file kepada panitia ujian.
“Dalam waktu dekat madrasah juga harus menyiapkan
surat keterangan lulus dan rapor bagi siswa kelas 9 sebagai syarat untuk
melanjutkan pendidikannya,” imbuh Imam.
Sembari mengajar jarak jauh secara
daring, semua guru diminta membuat nilai rapor dalam format excel, guna
menyiapkan Rapor Semester Genap selambat lambatnya 31 April 2020. Hal ini
sebagai langkah antisipasi pembuatan Aplikasi Rapor Digital (ARD).
Wakaur
Kurikulum Marwati menambahkan, madrasah tetap melaksanakan pembelajaran jarak
jauh secara daring sampai tanggal 21 April 2020. Pembelajaran tetap menggunakan
medsos namun untuk pembelajaran tertentu dikolaborasi dengan pembelajaran
melalui televisi yang diinisiasi Mendkibud.
Wakaur Kesiswaan
Sutanto menjelaskan, dalam PPDB nantinya berdasarkan akumulasi nilai rapor
kelas 4 (2 semester), kelas 5 (2 semester) dan kelas 6 (1 semester).”Yang
dilihat tidak semua mata pelajaran, namun hanya Bahasa Indonesia, Matematika
dan IPA,” imbuh Sutanto.(tan)
No comments:
Post a Comment