Thursday, April 1, 2021

39 Siswa SMAN 2 Bantul Lolos SNMPTN

 


Sebanyak 39 siswa SMAN 2 Bantul berhasil lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2021. Mereka diterima UNY (23 siswa) di UGM (10 siswa), UPN (5 siswa) UIN (1 siswa). Mereka berasal dari kelas XII S1 (4 siswa), XII S2 (6 siswa), XII A1 (14 siswa), XII A2 (2 siswa), XII A3 (5 siswa), XII A4 (1 siswa), XII A5 (4 siswa), XII A6 (3 siswa). Sedangkan 2 siswa lain diterima melalui jalur kedinasan di Poltekes Kemenkes dari kelas XII A1. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang diterima SNMPTN ada 34 berarti ada peningkatan 5 siswa.

Atas capaian prestasi akademik tersebut, pihak sekolah mengundang siswa yang diterima tanpa tes di PTN tersebut bersama orangtuanya, Kamis (1/4/2021) di aula Ir.Soekarno, dihadiri plt Kepala SMAN 2 Bantul Ngadiya, S.Pd.M.M, Ketua Komite Ir.Sudiyanto,MM, Wakil Kepala dan Wali Kelas XII.


Dalam sambutannya Ngadiya, S.Pd.M.M mengucapkan selamat kepada para siswa yang diterima, tak lupa juga orangtua yang telah mendukung putra putrinya.

“Setelah dinyatakan diteriman 22 maret 2021, sudah merasa tenteram karena telah mendapat PTN, tekuni tetap bisa berprestasi ortu dukung penuh putra putrinya. jangan menurun prestasinya apalagi sampai drop out,” harapnya.

Ngadiyo juga meminta agar nanti selama kuliah fokus belajar, tetap berprestasi  cemerlang agar indeks sekolah akan terus naik. Tak kalah pentingnya harus hormat kepada orangtua, tidak boleh menentang dan selalu taat karena rida Allah tergantung rida orantua. Khusus dengan bapak ibu guru juga berperan sebagai wasilah turut mengantarkan kesuksesan. Menjaga sikap saling menghormati dg orang lain sangat utama, di bangku kuliah harus makin mandiri dan tetap mengingat almamater termasuk kepada  adik kelas.


Sementara itu, Ketua Komite  Ir.Sudiyanto,MM turut merasa gembira dan Bahagia atas prestasi akademik yang telah dicapai.

“Ini satu bentuk prestasi yg membanggakan dan langka. Angka 39 adalah prestasi yang luarbiasa.  Ungkapan syukur dan doa mesti terus dipanjatkan. Jangan merasa puas dengan  capaian ini, sebab persaingan akan semakin berat. Jangan cepat puas diri karena beban tugas sebagai mahasiswa tidaklah ringan.” tandas Sudiyanto.

Ketua Komite ini juga meminta kepada semua orangtua yang hadir untuk tetap menjalin komunikasi dengan putra putrinya. Meski sudah remaja namun anak tetap butuh disapa dan diberikan perhatian agar merasa nyaman dan hangat dalam hubungan keluarga.


Di akhir acara, Sutanto orangtua dari Hisyam Taqiyussalam (XII S2) memberikan cinderamata berupa buku cerita Pahlawan Ketapel karyanya melalui Komunitas Yuk Menulis (KYM) pimpinan Vitriya Mardiyati, diterima Kepala Sekolah dan guru Bahasa Indonesia, Jumarudin, S.Pd

No comments:

Post a Comment

Buku Solo ke-23 Segera Terbit

            Guru Seni Budaya MTsN 3 Bantul, Sutanto akan segera menerbitkan bukunya yang ke-23. Hal ini menarik perhatian  Bunda Literasi Ba...