![]() |
| Kasi Dikmad menerima buku dari Sutanto |
Bantul- Kasi Pendidikan Madrasah, Ahmad Musyadad, S.Pd.I.,MSI, merasa senang mendapat cinderamata berupa buku “Cintaku untuk Pertiwi” dari Guru Seni Budaya MTsN 3 Bantul, Drs Sutanto.
“Buku kumpulan puisi ini sangat
bagus. Ditulis oleh para penulis terpilih se Indonesia, bahkan ada puisi dari Bapak
Menteri Agama,” puji Kasi Dikmad di kantornya, Rabu (29/3/2023).
Ahmad
Musyadad memberi apresiasi kepada Sutanto yang getol terus menulis, berkolaborasi
membangun network dengan banyak tokoh. Dirinya juga pernah menyumbangkan tulisannya
di MTsN 3 Bantul tempat Sutanto mengajar.
Sutanto mengaku gembira atas
sambutan yang hangat dari Kasi Dikmad. Terlebih Ahmad Musyadad sangat mendukung
gerakan literasi yang ada di madrasahnya.
Di dalam
buku tersebut dirinya menciptakan puisi
berjudul “Indah Negeriku” bersama penulis dari berbagai belahan nusantara. Yang
lebih menggembirakan Sutanto mendapat buku “Cintaku untuk Pertiwi” dalam edisi
khusus yang diterbitkan oleh Komunitas Yuk Menulis (KYM) pimpinan Vitriya
Mardiyati. Para pejabat Kemenag RI turut menulis dalam buku tersebut, termasuk
Menteri Agama RI H. Yaqut Cholil Qoumas.
“Tentu saya bersyukur puisi saya
terpilih di antara ribuan puisi yang masuk. Dan yang lebih membahagiakan, saya
mendapat kesempatan mendapatkan buku antologi dalam edisi khusus langsung dari founder
KYM, Mbak Vitriya Mardiyati selaku penggagas even ini. Saya juga bersyukur
puisi saya sebuku dengan karya Pak Menteri Agama,” kata Sutanto, di MTsN
3 Bantul, Jumat (31/03/2023).
“Bergabung di KYM sangat
menyenangkan, karena impian membuat buku bisa terwujud. Alhamdulillah
sampai saat ini saya sudah bisa membuat 18 buku solo, dan 80 lebih buku
antologi. Di komunitas ini juga bisa berkolaborasi dengan para tokoh nasional,”
tutur pria yang hobi main catur ini dengan bahagia.
Dalam kesempatan itu Sutanto menyerahkan Laporan Keikutsertaannya dalam Penataran pelatih Catur Nasional di JI Ekspo Jakarta, 15-8 Maret 2023 lalu.
Vitriya Mardiyati menjelaskan,
terbitnya buku tersebut dalam rangka memperingati HUT RI ke-77 dan Kompetisi
Sains Madrasah (KSM) Nasional 2022. Even ini tercetus Juli 2022 berawal dari
dorongan turut mengekspresikan rasa cinta terhadap Indonesia. Maka terbesit
keinginan untuk mengadakan event besar melibatkan 10 ribu warga madrasah
se-Indonesia dan ternyata Allah memberikan jalur manis.
“Alhamdulillah tak hanya warga madrasah di
bawah Kemenag, para siswa lain di bawah Kemendikbud pun ikut menyukseskan event
ini. Dari target 10 ribu puisi, akhirnya menjadi 13 ribu puisi terbaik mampu
kami kumpulkan,” jelas Vitriya.


No comments:
Post a Comment